Pisces's BLog: Puisi

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

10 Maret 2010

Sujudku di Keheningan Malam-Mu

Kala malam menurunkan tirainya
Tak terdengar lagi hiruk-pikuk dunia
Angin bersenandung menyuarakan nina bobo
Jasad tergeletak, bisa saja nyawa enggan tuk kembali
Sempatkah bibir mungil itu berbisik untuk sekedar mengakui kebenaran Tuhan-nya


Sinar rembulan kian memucat
Seiring malam yang tak lagi pekat
Ku sucikan raga dengan tetesan air wudhu'
Dan mencoba mensucikan jiwa dengan siraman air mata dalam sujudku
Dalam ketidakberdayaan ku mengadu akan hati yang terluka karena dosa

Astagfirullah
Lirih ku harapkan ampunan-Mu
Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim
Kini ku bersimpuh, memuja-Mu dengan penuh keyakinan
Semoga engkau menyambutku dengan mesra

"Orang tidak dapat meraih fajar, kecuali melalui perjalanan malam" (Kahlil Gibran)

Read More......

24 Oktober 2009

Raihlah Bintang Untukku

Tahukah engkau akan benda itu

Yang tak terkira jauhnya, namun teramat indah di sini ku lihat

Kerlap-kerlipnya seakan menyapa ku yang tak jenuh memandangnya

Semakin indah dalam buaian malam yang akan menguap seiring sang fajar hamparkan selendangnya

Bintang, itulah namanya

Seperti dongeng sebelum tidur

S’lalu ku nantikan

Sudikah engkau jika ku pinta

Raihlah bintang itu untukku

Untukku dekap dalam tidurku

Read More......

Melupakan Cinta

Bagaimana aku bisa melupakanmu

Lupakan cinta yang kau tulis dengan pena harapan

Lupakan rindu yang tak henti menyelimuti jiwa

Lupakan janji yang kau ucap tanpa keraguan

Sungguh bahagia itu masih terasa meski perlahan memudar

Namun dirimu tak pernah beranjak dari anganku

Menemani kesendirianku

Dentang waktu yang tak pernah berhenti

Semakin jauh membawamu

Tanpa pernah kau berpaling

Untuk sejenak melihatku

Disini

Sendiri

Read More......

Pelangi yang Kunanti

Teduhnya jiwa menyapa hari yang tiada terangnya

Terhapuskan sebentuk awan beriringan mencekal sang maha menyinari

Hati yang bertanya akan keberadaanmu

Pembawa asa yang seakan terbungkaskan bahagia

Dalam kelam yang terus mengusik lamunan

Harapan menjauh untuk kembali bersama

Di ambang pintu yang bertuliskan selamat tinggal

Kau seakan berdiri tuk lambaikan tangan

Inilah akhir drama cinta yang kau jalani bersamaku.

Esok pun langit seakan enggan tuk pancarkan biru

Dan pelangi yang ku nanti tinggallah angan yang tehempas di dasar pengharapan

Kau dengan keyakinanmu terus memburu bahagia

Dan itu bukan bersamaku

Read More......

20 Agustus 2009

Derita Balutan Hati

Lihatlah kelabu malam yang terasingkan
Tiada indahnya tanpa kilaun yang mestinya bersinar
Adakah hati yang lebih terluka dari tangisan kehilangan
Dekaplah aku
Katakanlah kau nyata di sini

Perlahan biarkan rindu menyayat hati
Sejenak menikmati aroma kebahagiaan
Dalam balutan hati yang sarat akan luka

Tiadakah hatiku bertahta dalam kalbumu
Seperti yang pernah kau ucap
Namun apa kiranya yang buatmu meragu
Tangisku tak juga hadirkan rasa belas kasihmu

Jangan bicara cinta yang kau imajinasikan begitu indah
Karena cinta mengurung hati dalam lamunan tak pasti

07-08-09

Read More......

Pangeranku

Dambaanku

Yang ku nanti

Penebar asa dalam kata

Merangkul jiwa akan damai

Oh, pujaanku

Tiada tangisku dalam cintamu

Dan ceriaku akan hadirmu

Oh, pangeran hatiku

02-08-09

Read More......

1 April 2009

Dengan Cinta

Terlalu indah bingkai kasih yang kau cipta
terlalu sakit ku mengenang
bersama air mata ku mencoba hapus kenanganmu
dan menanti arti cinta yang lain
karena hati terlanjur lelah untuk selalu berharap

kau kasihku
maaf, bila ku mengingkari cinta
yang seharusnya milikmu
maaf, bila ku mencoba
untuk meraih banyak bintang
dan acuhkan satu bintang
Itu kamu

ku mengenalmu dengan cinta
dengan cinta pula ku melepasmu
tuk mengakhiri kisan ini

Read More......

25 Maret 2009

Hati yang Terluka

Lentera-lentera terus menerangi malam
Tapi gelap masih terasa
Kunang-kunang pancarkan cahanya
Namun tak terlihat keindahanya
Bahagia yang dinanti tak jua menghampri
Sepi kan jadi teman sejati.

Tak usah kau kau kembali
Bila hanya duka yang kau bawa
Tak perlu kau usap air mata
Jika hanya kepalsuan yang kau tawarkan

Sekuat ku menopang raga ini
Selemah jiwa ku merintih
Menikmati luka yang kau beri

Read More......

14 Maret 2009


Perempuan yang Tersakiti

Apa yang kau pirikan tentang perempuan???
Seorang yang kau anggap tak lebih dari sebuah mainan
yang seenaknya saja kau tinggalkan dan membiarkanya merana dengan kerinduannya
Pernahkah terlintas olehmu
Bagaimana sakit hatinya..
setelah kau hancurkan harapannya lalu kau tinggalkan
Kau yang membuatnya melayang di atas angan
inikah caramu menunjukkan rasa cintamu
Kemana rasa belas kasihmu...
Cobalah liat air matanya
tangisan pilu keputusasaan
butakan mata tuk melihat pelangi hari esok

Read More......

7 Maret 2009

Kenangan Setahun Lalu

Jika aku boleh berharap


Ku ingin engkau masih memikirkanku, merindukan dan masih mencintaiku

Meski itu tak mungkin


Karena kaulah yang memintaku tuk melupakanmu


Namun hati ini selalu mengenangmu
.

Setahun lalu bahagia itu kau berikan


indah nian saat kau hadir warnai hidupku


Kini yang tersisa hanya bayangan semu masa lalu


Yang mungkin tiada arti bagimu


Masihkah harapan jadi nyata

Bila kini kau tlah bersamanya

Read More......
Don't click here!